“Jujur, Pertama kali mencoba menaiki motor ini terasa sangat mantap”, ujar bro Agus. Dengan body yang sedemikian besar dan kokoh. Untuk mencobanya, Ia menaiki dengan membawa anak dan seorang pembonceng. Dengan beban yang kurang lebih mendekati 200Kg, mengendarai Vario ini terasa nyaman, jalanan yg tidak rata pun dapat dilibas dengan baik.
Namun demikian, ketika perjalanan semakin jauh dan waktu tempuh semakin panjang, tiba tiba indikator overheat menyala. Tentu sangat mengherankan, bagaimana produk yg baru di launching dan baru saja dinaiki tiba tiba indikator overheat menyala?
Mensikapi kejadian ini bro Agus mencoba untuk menghentikan kendaraan dan mendinginkan mesin selama kurang lebih 5 menit. Sambil menunggu, Ia mencoba untuk melihat posisi air radiator pada tabung cadangan dan ternyata masih ada di level aman. Lalu kenapa overheat bisa terjadi?
Setelah didiamkan beberapa saat, motor dinyalakan kembali dan indikator overheat sudah tidak menyala. Solusi ini tentu sifatnya sementara karena sedang ada diperjalanan dengan sedikit peralatan pendukung.
Langkah langkah solusi overheat pada Vario Techno PGM-FI 125:
- Ketika mesin dalam kondisi dingin, buka baut penutup pada cover radiator (dilepas juga covernya).
- Membuka tutup radiator.
- Melihat didalam radiator seberapa banyak coolant radiator yang masih ada. Secara bersamaan, akan terjadi aliran coolant radiator yg berasal dari tabung cadangan yg akan masuk kedalam radiator.
- Menambahkan coolant radiator pada radiator sampai penuh (gunakan produk yg sama rekomendasi dari AHM.
- Menyalakan mesin dengan tidak menutup radiator. Ketika mesin menyala akan terjadi pengurangan pada coolant radiator, tambahkan lagi sehingga penuh. Lakukan hal ini selama 2 atau 3 kali dengan kondisi mesin dinyalakan dan dimatikan.
- Setelah coolant radiator penuh, pasang penutup radiator.
- Kemudian isi tabung cadangan dengan coolant radiator pada level aman.
- Jalankan mesin seperti biasa.
Semoga bermanfaat