Honda BeAT 2012

Pilihan Warna dan Striping Baru.

Memanfaatkan Jejaring Sosial Untuk Karir

Kini jejaring sosial tak lagi hanya sebagai media eksistensi pribadi, tetapi juga tempat berbagi informasi dan kebutuhan, termasuk kebutuhan akan pekerjaan.

Berkendara Aman di Musim Hujan

Hujan yang tiba-tiba mengguyur, perlu kewaspadaan handling. Daya gigit ban dan aspal berkurang karena jalan licin.Waspadai beberapa bagian agar cengkraman roda terhadap aspal tetap terjaga.

Cari Kerja Mudah dengan Internet

Internet memainkan peran yang semakin besar dalam proses pencarian kerja saat ini. Para perusahaan pun teratur mencari karyawan baru dan pencari kerja online dan rutin melihat jobsite sebagai salah satu sumber terbesar mereka untuk memasang iklan lowongan pekerjaan.

Pembakaran Maksimal, BBM Irit dengan Part Variasi

Dengan manfaatkan part-part variasi. Solusi bikin gas bakar yang dibeli benar-benar terbakar maksimal dan menghasilkan performa sempurna.

Showing posts with label tips karir. Show all posts
Showing posts with label tips karir. Show all posts

Thursday, June 7, 2012

Mengatasi Kebiasaan Menunda Pekerjaan


Penunda-nundaan adalah ketika Anda memutuskan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan di lain waktu meski Anda memiliki cukup waktu luang di saat ini. Akibatnya, yang dikerjakan saat ini justru hal yang cenderung kurang penting sehingga hal penting yang wajib dikerjakan justru tak pernah terselesaikan. Apa saja cara mengatasi kebiasaan menunda ini? Simak keempat tips ini.

Menyadari dan mengakui
Untuk bisa mengubah kebiasaan menunda-nunda pekerjaan, Anda perlu sepenuhnya sadar dan mengakui bahwa Anda memang suka menunda-nunda pekerjaan. Selain itu, ketahui pula apa faktor yang membuat Anda jadi orang yang suka menunda? Apakah karena jenis tugasnya tidak Anda sukai? Atau karena Anda sulit melepaskan diri dari sifat malas?

Memotivasi diri sendiri
Ciptakan motivasi dengan mengingatkan diri sendiri pada konsekuensi yang akan terjadi bila terlambat menyelesaikan pekerjaan penting tersebut, atau keuntungan jangka panjang yang akan didapat bila berhasil menyelesaikannya tepat waktu. Bila perlu, sediakan juga "hadiah" untuk diri sendiri sebagai penyemangat Anda menyelesaikan tugas tersebut.

Masalah keterbatasan waktu adalah alasan umum yang digunakan orang untuk menunda-nunda pekerjaan. Untuk mengatasinya, belajarlah mengendalikan waktu sendiri agar Anda bisa lebih cerdas menempatkan prioritas dalam menyelesaikan berbagai tugas sehingga tak ada lagi yang tertunda dan terlupakan.

Lebih fokus
Mulai sekarang, cobalah untuk lebih fokus terhadap segala sesuatu yang tengah Anda kerjakan sehingga tidak ada lagi penundaan. Hentikan kebiasaan meninggalkan pekerjaan sebelum Anda benar-benar menyelesaikannya dan beralih ke pekerjaan lain.

3 Kiat Sukses dalam Bursa Kerja


Bursa kerja, alias job fair, kerap dapat Anda temui di banyak kota dengan pilihan perusahaan yang beragam. Bagaimana agar job fair yang dihadiri benar-benar mengantarkan Anda pada pekerjaaan impian? Berikut 3 kiat ampuh meraih kesuksesan lewat job fair.

Memiliki strategi
Job fair yang Anda ikuti diadakan dengan tujuan memudahkan pencari kerja mendapatkan karir yang diinginkannya. Gunakan strategi untuk berpartisipasi secara maksimal. Ketahui perusahaan apa saja yang mengikuti job fair tersebut dan tentukan perusahaan mana yang booth-nya akan Anda hampiri dan berikan lamaran lengkap.

Riset perusahaan partisipan
Sebelum menghadiri bursa kerja, lakukan riset kecil dengan menggali informasi tentang perusahaan-perusahaan peserta bursa kerja dari website atau dari pihak yang dapat dipercaya. Ini berguna untuk persiapan Anda seandainya dilakukan wawancara di lokasi bursa kerja. Kandidat yang mengetahui latar belakang perusahaan akan menarik di mata pewawancara sehingga berpeluang lebih besar untuk lolos ke tahap seleksi selanjutnya.

Bersiap selalu
Meski dalam suasana job fair, perusahaan partisipan berharap para pencari kerja telah bersiap diri saat menghadirinya. Secara fisik, perusahaan mengharapkan kandidat yang melakukan lamaran untuk berpenampilan rapi dan percaya diri. Selain itu, kandidat pun diharapkan memiliki kualitas-kualitas umum karyawan berkualitas, seperti pengalaman berorganisasi dan prestasi akademis yang dapat diketahui dari resume Anda dan dari wawancara di lokasi bursa kerja.

Semoga Kiat Sukses dalam Bursa Kerja diatas dapat bermanfaat untuk Anda.

Wednesday, June 6, 2012

Seimbangkan Kehidupan Kantor dan Kehidupan Pribadi


Kehidupan kerja tak dapat disamakan dengan kehidupan pribadi, dan sebaliknya. Maksimalkan kesuksesan Anda agar kenyamanan tak hanya terasa saat bekerja namun juga saat menjalani kehidupan pribadi, dengan keempat langkah berikut ini.

  1. Membagi fokus dengan baik
    Gelisah menunggu telepon dari klien saat Anda bersantai menikmati makan malam dengan keluarga adalah contoh ketidakmampuan Anda membagi fokus antara pekerjaan kantor dan kehidupan rumah. Fokuskan peran Anda di rumah sebagai anggota keluarga dan di kantor sebagai karyawan dengan menghindari kewajiban kantor saat di rumah dan berhenti memikirkan urusan rumah saat di kantor.
2. Disiplin menyelesaikan tugas kantor
    Salah satu sebab umum mengapa orang membawa pekerjaan kantor mereka ke rumah adalah karena ketidakdisiplinan dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut di tempat kerja. Usahakan untuk lebih disiplin, bila perlu atur jadwal deadline pribadi agar semua pekerjaan dapat terselesaikan tepat waktu sehingga tak perlu membawa pulang pekerjaan tersebut ke rumah.
3. Batasi penggunaan gadget di rumah
    Penghubung utama diri Anda di rumah dan urusan kantor adalah peralatan komunikasi canggih, seperti ponsel, laptop, atau komputer tablet. Saat bersama keluarga, batasi penggunaan gadget tersebut agar Anda tak terganggu oleh urusan pekerjaan dan quality time bersama orang-orang terdekat dapat benar-benar dilakukan.
4. Atur waktu lebih baik
    Bila waktu kerja sudah cukup menyita hari-hari Anda, pastikan akhir minggu tetap diprioritaskan untuk kehidupan pribadi. Menyelesaikan pekerjaan sampingan (side job) di akhir minggu membuat waktu Anda tersita lebih banyak untuk pekerjaan, sementara Anda membutuhkan kehidupan pribadi yang menyenangkan.

Semoga bermanfaat.

Tingkatkan Kualitas Pribadi di Tengah Persaingan


Di tengah kemajuan teknologi, persaingan kerja menjadi semakin ketat. Keahlian dan gelar yang dimiliki jadi tak berarti banyak karena banyaknya orang yang juga memiliki keahlian dan level pendidikan yang sama. Bagaimana caranya agar bisa bertahan dan tetap menang di tengah persaingan? Ayo mulai tingkatkan kualitas diri Anda dengan 3 tahap berikut ini sekarang!

  1. Tingkatkan perangkat kerja
    Banyak jenis profesi yang membutuhkan perangkat dalam melakukan tugasnya, seperti desainer grafis dengan komputernya, atau seorang fotografer dengan kameranya. Agar tak kalah saing, penting untuk meningkatkan perangkat kerja Anda. Miliki perangkat baru yang sesuai dengan kemajuan teknologi, atau setidaknya ketahui cara penggunaan perangkat tersebut.
  2. Tingkatkan keahlian
    Untuk profesi yang tidak selalu membutuhkan perangkat baru, tingkatkan keahlian dengan pelatihan atau workshop. Pelatihan ini terkadang diberikan gratis dari perusahaan tempat bekerja. Atau, mengenyam pendidikan formal pun pilihan yang baik karena tak hanya akan tingkatkan skill yang memang wajib dimiliki, tapi juga akan meningkatkan level pendidikan dan mempercantik latar belakang pendidikan Anda di resume.
  3. Tingkatkan pengetahuan
    Pengetahuan penting untuk selalu ditingkatkan karena dengan modal inilah Anda dapat mengetahui perkembangan dan kemajuan bidang karir yang dijalani, sehingga dapat menjalankan poin pertama dan kedua. Di zaman serba canggih ini, pengetahuan dan informasi makin mudah didapatkan. Cukup browsing untuk mencari informasi yang dibutuhkan melalui internet, Anda pun akan mendapatkannya dalam waktu singkat.

Semoga bermanfaat.

Thursday, May 31, 2012

Five Great Tips for the Interview Appointment


The whole purpose of an interview is for the employer to meet you, to get acquainted with your professional background and experience, learn about your special skill sets and qualifications, and of course, to see how you match up with their organizational needs. You obviously have piqued their interest with your resume, so now is not the time to disappoint them by not paying proper, close attention to the important details related to your interview appointment. Plus, this is the opportunity for you to do your homework, learn everything possible about their interview plans and process, learn all about their firm and key people, and plan how you will knock them over with your winning interview.

CONFIRM THE DETAILS: DAY, DATE, TIME, LOCATION AND PEOPLE
It should go without saying you must always confirm the details of your interview appointment, but we have seen too many times candidates missing their interviews because they did not think to confirm the details. When called about your interview appointment, before getting off the phone, confirm the exact day, date, time and location of the interview. This includes the address and room where the interview will take place.

Just as important, confirm all of the names and titles of the person(s) you will be meeting and a contact phone number should you require additional information prior to your appointment. This is the ideal time to learn who will be conducting your interview, the type of interview they are planning and the expected duration of the interview process so you can plan accordingly. Will you be expected to meet other personnel? Who are they? Will there be multiple interviews that day conducted separately by other key personnel? Who? Where? How long? How many resumes should you bring along? Should you take along sample materials so you can leave it with them? How many copies should you make? These are all important questions you need to have answered so you can take away any surprises that might crop up.

In the likelihood your first interview will be by telephone, make absolutely sure they have the correct phone number to call you and you have theirs in the event you should become disconnected during the interview. Just as important, ensure you will be in a location that is completely private and that you will not have any disturbances or interruptions of any kind while you are on the phone. You do want any unbecoming or unprofessional background noise (children playing, dog barking, colleagues walking in and out of your office, etc.). It also goes without saying that should you have a telephone interview, you should never be driving in your car. Find a quiet remote location to park with no distractions.

RESEARCH THE ORGANIZATION
Now is the best time to conduct your research on the organization and after confirming your interview appointment plans, you now know the names and titles of the key people you will be meeting – the very ones whom you need to impress and win over to land the job. Get to know everything you possibly can about the firm, its key personnel, management and the interviewers.

It seems overly simplistic, but ask your self what kind of business is this firm? What do they do and what are they most noted for? You would be surprised how many candidates have no clue about the organization with whom they are interviewing with, and it places them at a distinct disadvantage in the competition. What is the stock price? Where is the headquarters? Are there any regional offices? Where? Who are their clients? What is their reputation in the marketplace? How many employees? What is their annual revenue?

Read the annual report from the past three years to familiarize your self about the core nature of their business, earnings and revenues, and future plans. This will help you prepare to answer questions related to how you see yourself fitting into their organization. In fact, why are you applying for this position? What do you envision you will do for this firm and where do you want to fit in? What do you have to offer and contribute? Who will you be working for and where? Is the interviewer your prospective boss? What are the future plans of the company/division where you will be working?

Finally, read the posted job description if you have not already. If you have not, ask for a copy of it when you confirm your interview appointment. Knowing the details of the job description will prepare you to intelligently address the qualifications and requirements of the position.

TRAVEL PLANS: GET A MAP AND PLAN YOUR TRAVEL ROUTE
If you are meeting at the prospective employer's office, which is generally the case, take time beforehand to confirm the location on a map, obtain driving directions and the best route to use for the time and day you are traveling to the appointment. If possible, drive the route days before so you are familiar with it and the traffic congestion at that time of day. This will help you to know for certain how much time you need to allow yourself to travel and arrive with time to spare. Ask yourself where you will park; is parking free or paid? Covered or uncovered? This might be important on a stormy day. How far will you need to walk from the parking lot to the office and how long will it take you? If possible, doing some reconnaissance days beforehand so you will not be surprised about how long it may take. After all, you do not want to be late for your job interview, ever. It will not only make a bad first impression, it may take you out of contention before you ever have the chance to sell your qualifications.

OUT OF TOWN TRAVEL
Likewise, if you are traveling from out of town for the interview put in the same effort as you would at home by doing your reconnaissance beforehand. If possible, arrive into town the day before a morning interview (it allows you to be rested and better prepared) so you will have time to get your bearings. Always check and double-check your travel arrangements, including air, hotel and rental car reservations. Get a map and ask for driving directions if necessary. Be absolutely sure you know where you are going and how long it will take you to get there from your hotel.

If you are traveling into town, it is advisable to arrive the day before to acclimate yourself to the surroundings, region, climate (higher elevation in some cases) and to help you feel rested and ready to go the following day. You certainly want to be your freshest, sharpest self so it only stands to reason you need to prepare yourself in every way possible, including getting into town early. After traveling far distances and over a long time, you will not be at your best, so avoid such an interview appointment at all costs.

CHECK THE WEATHER FORECAST
Also, it is advisable you check the weather forecast regularly. If it rains or is exceptionally windy (any foul weather) you want to be properly prepared to weather the elements. Carry an umbrella, overcoat, hat, gloves and scarf if necessary. You want to be sure that when you arrive at your interview appointment you are still well dressed and properly groomed, so it is worth taking every ounce of precaution against inclement weather. Should you encounter foul weather, then make sure you have extra time upon your arrival to use the restroom to freshen up and take a good look in the mirror so you will look sharp. Reconnaissance can prepare you for this situation as well.

Hopefully useful.

Tips for Finding a New Job While You Are Currently Employed


The current job market is not ideal and there is uncertainty; that said there are great career opportunities out there. If you are currently employed it is more difficult to conduct a job search, but it can be done smartly and respectfully. Here are some tips for finding a new productive job search while currently employed, and moving on with grace:

Confidentiality
Job hunting while you are employed can be tricky. You don't want to burn bridges or be replaced before you have found your dream job. While in general the more people who know you are looking, the easier for people to find you, this is not an option when you need to keep your current employment. Conducting a job search confidentially means choosing the people you tell wisely. Typically you wouldn't include your co-workers, upper management, or company contacts in this secret. Working with a recruiter will protect your identity until mutual interest with a prospective employer is established. When you do have an interview, let the company know that your job search is confidential.

Do It On Your Own Time & Dime
This is your job search, make sure you do this on your personal time and use your own resources. Make sure that you provide only personal the contact information on your resume or cover letter. For finding a new job correspondence, use a personal email, or set up a new email, and use your own phone and personal computer. This is respectful of the work contract in which you are currently engaged, and will keep you out of any conflicts that could arise if your job search becomes known.

Interviewing
Just as the job searching should be done on your own time, ideally interviews should too. This is not always possible of course, so when you can't schedule a phone or onsite interview outside of work hours, use your paid time off. Rather than invent any reasons, simply use your personal time. And be careful if you going to work on the same days as your interview that you don't give yourself away by arriving dressed in a suit and tie that you never wear to work!

Internet Job Hunting
Privacy settings may include your name and contact information for example, and some offer the ability to block specific viewers such as your current company from viewing your resume. While the internet offers vast resources, be careful about what you broadcast on social media from Twitter to LinkedIn, your comments can be widely distributed and very difficult to retract. Review your photos and personal information as employers use social media too!

Networking
It is difficult to utilize networks when your job search is confidential, however you can strengthen relationships and communications in general which may open up some doors and offer insight into new opportunities.

Moving On With Grace
Stay invested in your current position and honor the work contract and trust that you have with your current employer while finding a new job. Until you have accepted an offer in writing, don't tell anyone about your job search or new job. Once the new position is confirmed, tell your boss first and follow the usual protocols of providing adequate notice (typically at least two weeks). Be graceful in your departure. The relationships you have built here are important, whether for continuing business relations in the same industry, obtaining recommendations in the future, or even future employment down the road with colleagues.

Hopefully useful.

Wednesday, May 23, 2012

Memaksimalkan Masa Magang Anda


Pertengahan tahun adalah waktu ideal untuk setiap mahasiswa, atau siapapun yang ingin menambah pengalaman, untuk mempersiapkan diri dengan kesempatan magang yang biasanya ditawarkan banyak perusahaan. Simak keempat tips berikut ini agar masa yang singkat saat magang bermanfaat maksimal bagi Anda untuk jangka panjang.

  1. Tentukan tujuan magang
    Ada beberapa tujuan umum seseorang melakukan kerja magang: untuk menambah pengalaman, untuk mengasah keterampilan pada bidang tertentu, atau sekedar untuk mengisi waktu liburan. Tentukan tujuan magang agar Anda lebih termotivasi dan terarah sesuai dengan tujuan yang dimiliki.

  2. Tidak memisahkan diri
    Meski status Anda adalah karyawan magang, menjalin pertemanan dan kedekatan dengan karyawan lain tetaplah penting dilakukan. Kalahkan rasa takut beradaptasi dengan mencoba berbaur, bahkan dengan mereka yang memiliki jabatan tinggi. Pekerja senior umumnya mempunyai pengetahuan yang baik mengenai pekerjaan dan karir, sehingga Anda bisa belajar dari mereka.

  3. Bekerja serius
    Keseriusan harus ada saat menjalani magang. Misalnya, bila tak ingin dicap sebagai tenaga magang yang kurang serius, jangan sering melakukan browsing meski akses internet di tempat kerja gratis dan tak terbatas, dan jangan jadikan status karyawan magang sebagai alasan keterlambatan. Tunjukkan profesionalitas Anda dan sesuaikan diri dengan keadaan di tempat kerja.

  4. Tak segan bertanya
    Sebelum Anda "tersesat", tanyakan segala sesuatu yang belum dipahami mengenai pekerjaan Anda kepada rekan. Selain itu, mintalah feedback (masukan) dari atasan untuk mengetahui kekurangan dan kelebihan diri dalam bekerja. Simak saran dari mereka dan jangan lupa ucapkan terima kasih atas bantuan yang diterima dalam bentuk saran atau apapun.

    Demikianlah tips dalam Memaksimalkan Masa Magang Anda. 

    Semoga bermanfaat.

Monday, May 14, 2012

Menjejak Karir Bagi Para Fresh Graduate


Memasuki dunia kerja adalah tahap baru bagi para lulusan baru (fresh graduate). Setelah beberapa tahun mengenyam pendidikan tinggi, sekaranglah saatnya Anda untuk menjejak karir dan menghadapi persaingan yang sebenarnya. Berikut beberapa tips agar Anda lebih mantap Menjejak Karir Bagi Para Fresh Graduate.

Lakukan penelitian kecil-kecilan
Langkah ini sebenarnya dapat Anda lakukan semasa menjadi mahasiswa. Ketahui informasi tentang beragam perusahaan yang menarik minat Anda dari sumber terpercaya. Segera lakukan lamaran saat perusahaan-perusahaan tersebut membuka lowongan pekerjaan. Dan, sebelum menghadiri wawancara kerja, lakukan penelitian lebih dalam terhadap perusahaan yang memanggil Anda.

Selalu bersiap
Pastikan hari-hari Anda terisi dengan usaha-usaha yang mendekatkan pada pekerjaan impian. Jangan malas berselancar di dunia maya untuk memperluas pengetahuan seputar pertanyaan-pertanyaan umum wawancara kerja, dan siapkan pakaian formal untuk menghadapi panggilan wawancara kerja di saat tak terduga.

Perhatikan kualitas resume
Lihat kembali resume, lalu temukan dan perbaiki kekeliruan yang mungkin masih ada dan membuat perusahaan kerap mengabaikan resume Anda. Selain itu, isi masa-masa kosong dengan kegiatan yang "mempercantik" resume, misalnya kerja paruh waktu (part time), magang, dan kerja sosial (sukarela).

Perkuat jejaring
Dengan adanya jejaring (network) yang baik, jalan Anda menuju pekerjaan impian akan semakin lebar. Bangun komunikasi yang berkelanjutan dengan orang-orang yang memiliki informasi dan link menuju perusahaan dan pekerjaan yang diinginkan agar memudahkan Anda dalam Menjejak Karir Bagi Para Fresh Graduate.

Semoga bermanfaat.

Wednesday, May 9, 2012

Menjadi “Jutawan” Pengetahuan


Menjadi jutawan harta tentulah hal yang biasa. Namun, terpikirkah Anda untuk Menjadi “Jutawan” Pengetahuan? Tidak seperti harta, pengetahuan adalah kekayaan yang tak berwujud, namun tidak akan habis, dan akan terus bermanfaat. Sehingga, menjadi kaya akan pengetahuan adalah bentuk investasi yang menguntungkan seumur hidup, dan bisa Anda lakukan dengan keempat hal berikut ini.

Memulai sedini mungkin
Seperti juga investasi harta, mendapatkan pengetahuan juga perlu dilakukan sedini mungkin karena pengetahuan yang cukup adalah bekal setiap manusia untuk mengembangkan kualitas dirinya. Semakin cepat Anda menyimpan pengetahuan, semakin besar untung yang dapat dirasakan.

Selalu merasa "haus"
Menjadi kaya akan pengetahuan tak cukup hanya dengan sedikit belajar. Perlu hasrat yang lebih dari itu. Ingatlah ungkapan bijak "di atas angin, ada angin", maka jangan cepat merasa puas dengan pengetahuan yang telah Anda miliki. Teruslah merasa "haus" akan pengetahuan sehingga Anda akan terus belajar dan Menjadi “Jutawan” Pengetahuan.

Terapkan yang telah dipelajari
Investasi harta tak akan terasa keuntungannya tanpa bunga. Begitu pun dalam pengetahuan. "Bunga" dalam investasi pengetahuan yang Anda miliki adalah aplikasi dari pengetahuan tersebut. Terapkan ilmu yang Anda ketahui dalam kehidupan nyata sehingga manfaat dari kekayaan Anda sebagai jutawan pengetahuan akan sangat terasa.

Bersikap konsisten
Seseorang dapat dikatakan jutawan karena bisa terus mempertahankan hartanya dalam waktu yang lama. Tak ubahnya kekayaan dalam bentuk harta, menjadi jutawan pengetahuan membutuhkan konsistensi Anda untuk terus mencari pengetahuan baru dan menerapkannya.

Demikianlah beberapa tips agar Anda menjadi Menjadi “Jutawan” Pengetahuan.

Semoga Bermanfaat

Kekeliruan Para Pekerja Baru


Pekerja di tempat baru membutuhkan banyak penyesuaian. Kekeliruan Para Pekerja Baru mungkin masih dilakukan. Namun, jangan lakukan keempat kekeliruan ini bila Anda ingin minggu-minggu pertama di tempat kerja baru berjalan mulus dan kesan pertama yang baik dapat diciptakan.

Terlalu banyak berbicara
Memberi komentar pada banyak hal dan terlalu banyak berbicara tidak akan menarik simpati pekerja senior. Meski Anda senang melakukannya, redam keinginan banyak berbicara kecuali saat diberi kesempatan dan Anda punya cukup pengetahuan mengenai topik yang sedang dibicarakan.

Bersikap angkuh
Meski jabatan Anda mewajibkan pengawasan terhadap staf junior lain, bersikap angkuh tidak akan membantu Anda terlihat lebih unggul dan ini merupakan sebuah Kekeliruan Para Pekerja Baru. Selain itu, hilangkan kebiasaan meremehkan orang lain karena terkadang mereka yang dianggap "kurang baik" justru memiliki performa kerja maksimal dan hasil kerja yang memuaskan.

Tidak memenuhi tenggat waktu
Perusahaan akan sulit menilai baik bila pekerjaan Anda tak dapat diselesaikan tepat waktu. Perhatikan secara serius tenggat waktu (deadline) yang diberikan untuk setiap pekerjaan. Menunda-nunda pekerjaan dan tidak memenuhi tenggat waktu akan membuat Anda terkesan kurang bertanggung jawab.

Mengundurkan diri dengan cepat
Ketika telah bekerja, Anda akan lebih mudah tergiur oleh lowongan di tempat lain dan akhirnya mengundurkan diri setelah beberapa bulan pertama bekerja. Biasanya, faktor terbesar adalah karena gaji. Padahal, bila Anda bisa lebih loyal pada perusahaan, disertai dengan prestasi kerja yang memuaskan, negosiasi gaji bukanlah hal yang tidak mungkin bisa Anda lakukan kelak.

Demikianlah Kekeliruan Para Pekerja Baru. Semoga Anda dapat menghindarinya dan sukses dalam karir Anda.

Semoga Bermanfaat

Monday, April 30, 2012

4 Pengaruh Positif Di Tempat Kerja


Penulis mau berbagi tips karir lagi nih! Yuk, mari disimak. Mudah-mudahan dapat menambah motivasi bekerja Anda.
Berangkat kerja dengan senyum, menjalani rutinitas dengan senang, dan tak membiarkan masalah menyita pikiran dan perasaan Anda sepanjang waktu? Mungkin Anda telah berhasil mempraktikkan sikap positif di tempat kerja. Ternyata, sikap ini pun membuahkan hasil positif lain yang tak kalah menyenangkan. Apa saja pengaruh-pengaruh positif tersebut?

Mengurangi stres, meningkatkan produktivitas
Dengan melihat masalah sebagai tantangan yang harus dihadapi dan diselesaikan, seseorang akan lebih sering merasa rileks dan karenanya lebih jauh dari stres. Stres di tempat kerja juga akan mempengaruhi kesehatan. Sehingga, mereka yang jauh dari stres akan senantiasa sehat dan lebih produktif dari mereka yang mudah stres.

Mempengaruhi orang lain untuk ikut positif
Orang yang bersikap positif akan berusaha menjauhi sikap negatif di tempat kerja. Misalnya, ia tidak ikut serta dalam pembicaraan mengenai hal pribadi orang lain, juga tidak mengikuti orang dengan saling menuding siapa penyebab masalah di kantor, melainkan berusaha mencari solusinya. Perilaku ini tentu akan mempengaruhi orang lain untuk cenderung lebih bersifat positif di tempat kerja.

Meningkatkan hubungan interpersonal
Orang cenderung akan lebih menyukai pribadi dengan perilaku positif. Maka, tak heran bila relasi bisnis Anda akan lebih cepat bertambah, dan pelanggan akan lebih nyaman mendapatkan pelayanan profesional dari Anda.

Kesuksesan berkarir
Orang yang lebih pandai menyikapi masalah tentu lebih berpeluang menjadi sukses ketimbang orang yang lebih sering mengeluh dan tak berusaha bersikap positif di tempat kerja.

Demikian keempat pengaruh positif yang bisa terjadi bila Anda kerap bersikap positif di tempat kerja. Masih ada banyak pengaruh positif lainnya yang baru diketahui ketika Anda telah benar-benar menjalani. Berani bersikap positif dari sekarang?

Semoga bermanfaat

Karir dan Bursa Kerja

Anda mungkin harus melihat setiap situs penyedia lowongan kerja (karir site) dan membaca tentang seluk beluk sebuah perusahaan. Tidak semua dari mereka adalah perusahaan swasta, beberapa diantaranya merupakan agen pemerintah dan lembaga non-profit. Anda harus menentukan apakah lowongan kerja tersebut cocok dengan kemampuan dan harapan Anda. Dalam hal ini, Anda harus berbuat! Dunia kerja tidak digolongkan oleh pendidikan perguruan tinggi dan tidak semua perusahaan pergi ke pameran bursa kerja. Yang paling beragam lakukan! Anda perlu untuk melakukan riset masing-masing terlebih dahulu.

Anda perlu menghadiri job fair dan karir untuk membuat kesan yang besar secara pribadi (terutama penting ketika resume Anda tidak menonjol dari yang lain). Selain itu, Anda perlu menjelajahi daftar perusahaan peserta yang hadir terlebih dahulu (lihat di setiap situs penyedia lowongan kerja yang terkait), ditambah dengan mengetahui jenis pekerjaan yang ditawarkan oleh setiap perusahaan peserta.

Anda juga harus mengetahui lebih banyak tentang perusahaan peserta dari yang Anda tahu dengan belajar dari situs yang mereka miliki. Di job fair Anda akan belajar tentang budaya organisasi ketika Anda bertemu orang-orang, plus Anda dapat menaruh beberapa pertanyaan.

Sebagian besar proses pencarian kerja - sebelum Anda bisa mendapatkan kesempatan wawancara - untuk Anda, pencari kerja, dan perusahaan dalam upaya untuk menemukan kandidat yang tepat, tidak dilakukan secara pribadi. Ini melibatkan perusahaan dalam memilah surat pengantar dan resume, dan Anda yang membaca tentang perusahaan ditambah dengan melihat situs mereka.

Semoga bermanfaat

Tuesday, April 24, 2012

Menjalani Hidup yang Tak Hidup


Ada banyak manusia yang memiliki kesadaran secara fisik, menjalani rutinitas sehari-hari, namun tidak mengetahui apa tujuan hidup dirinya dan tidak juga mengetahui apa yang sebenanya ia ingin lakukan dalam hidup. Lihat 4 tanda orang yang belum mampu menghidupkan hidupnya sendiri. Andakah tipe orang seperti ini?

Tak mengetahui tujuan hidup
Ada orang-orang yang cara berpikir dan cara menjalani keseharian tak ubahnya seorang murid sekolah dengan rutinitas yang sudah diatur. Pergi bekerja ke kantor, pulang ke rumah, berbelanja setiap sabtu, berolahraga setiap minggu, tak pernah memikirkan apakah rutinitas ini memang sesuatu yang ingin ia kerjakan sehari-hari, dan tak tahu apa rencana hidupnya dalam 5-10 tahun ke depan.

Membiarkan diri dikendalikan hidup
Bekerja, beristirahat, lelah, jenuh, berhenti kerja, mencari dan mendapat lowongan pekerjaan lain adalah semacam siklus hidup yang terus berputar bagi mereka yang terlalu pasrah menjalani hidup. Jadi, bukan mereka yang kendalikan hidup, hiduplah yang selalu mengendalikan mereka. Tak heran bila banyak bagian hidup mereka yang diisi dengan aktivitas yang tak bermanfaat karena merasa tak rugi kehilangan banyak waktu.

Tak berusaha mewujudkan keinginan
Bukannya memanfaatkan waktu dengan segera melakukan rencana-rencana yang telah dipikirkan, orang yang tak menghidupkan hidupnya malah sibuk mengeluh bahwa mereka "tak punya waktu", atau beralasan "nanti saja" setiap ada kesempatan mewujudkan impian. Karena terlalu membuang waktu, ketika kesempatan lewat, mereka akan berkubang dalam keluhan baru, yaitu "semuanya sudah terlambat!".

Kurang ambisi dan motivasi
Orang yang tak menghidupkan hidupnya cenderung kurang termotivasi dan tak memiliki ambisi karena sebagian besar hidupnya adalah untuk menyesuaikan diri dengan harapan orang lain. Mimpi-mimpi dan harapan pribadi kerap dibuang jauh sambil terus meyakinkan diri, inilah hidup yang ingin mereka jalani.

Nah, bagaimana dengan Anda sendiri?

Semoga Bermanfaat