Honda BeAT 2012

Pilihan Warna dan Striping Baru.

Memanfaatkan Jejaring Sosial Untuk Karir

Kini jejaring sosial tak lagi hanya sebagai media eksistensi pribadi, tetapi juga tempat berbagi informasi dan kebutuhan, termasuk kebutuhan akan pekerjaan.

Berkendara Aman di Musim Hujan

Hujan yang tiba-tiba mengguyur, perlu kewaspadaan handling. Daya gigit ban dan aspal berkurang karena jalan licin.Waspadai beberapa bagian agar cengkraman roda terhadap aspal tetap terjaga.

Cari Kerja Mudah dengan Internet

Internet memainkan peran yang semakin besar dalam proses pencarian kerja saat ini. Para perusahaan pun teratur mencari karyawan baru dan pencari kerja online dan rutin melihat jobsite sebagai salah satu sumber terbesar mereka untuk memasang iklan lowongan pekerjaan.

Pembakaran Maksimal, BBM Irit dengan Part Variasi

Dengan manfaatkan part-part variasi. Solusi bikin gas bakar yang dibeli benar-benar terbakar maksimal dan menghasilkan performa sempurna.

Showing posts with label artikel otomotif. Show all posts
Showing posts with label artikel otomotif. Show all posts

Thursday, May 31, 2012

Tips on Replacing your Wheels and Tires


Many people are very particular when it comes to their vehicles. They fuss about the way these look, what kind of model and type, or how fast these are. They are also particular when it comes to the wheels and tires as these provide support to the entire vehicle. The tire keeps the wheel as close as possible to the ground, providing a flexible cushion to absorb shock.

Wheels are one of the most important parts of your car. Without it you're basically stuck with a huge piece of metal that's immobile—unless you want to do the Fred Flintstone method. After driving around for years, the tires of your wheels will most likely experience some deterioration. Now, how exactly would you know whether it's time to retire your tires or wheels and completely replace them?

If you constantly find yourself filling your tires with air, then common sense dictates that maybe it's about time you have it checked. You may need to have your tires replaced if not the wheels themselves. Using a tread gauge is an accurate way for you to see how much wear and tear your tires have incurred.

You should also consider how long you have been using the tires. If you've been using the same tires for the past ten years, many experts would advise you to replace them. Wheels don't really have the same problem as tires because they don't really wear out unless damaged beyond repair. One of the reasons why many people go to a automotive shop and have them replaced is mostly to improve the aesthetics of their vehicles.

Another reason for purchasing replacement automotive shops is to improve the performance of your car. Using a wheel with a big diameter and a tire with a low profile will retain the tire's diameter. Likewise by using a tire with a short sidewall steering response increases and improves lateral stability.

It's not entirely costly to take good care of your car even when it comes to replacing your wheels, which is optional for the most part. Maintaining tires and wheels will help your car retain both its aesthetics and performance for years to come.

Hopefully useful.

Wednesday, May 23, 2012

Tes Gap Busi, Mantep Rapet Atau Renggang?


Gap busi bukan harga mati. Meski pabrikan sudah mematok kerenggangan antara ground dan elektroda busi di angka kisaran 0,9 mm, toh angka rapet atau renggangnya gap busi ini masih bisa dikutak-katik sesuai selera dan geografis kita tinggal. Mau dibikin rapet atau malah renggang. Asal masih dalam batas toleransi pabrik. Lalu, bagaimana jika terlalu rapet, atau malah terlalu renggang? Hmm...

Kerapatan yang dianjurkan pabrikan mulai 0,7 mm hingga 1 mm. You knowlah. Bahwa kerenggangan busi, mempengaruhi power yang dihasilkan mesin. Kan setiap berubah kerenggangannnya, berubah pula kondisi api yang dihasilkan. Materi ini sudah diajarkan di SMK. Jadi, gak usah bahas di sini.

Paling sip, kita akan menguji, berapa power yang dihasilkan kala kerenggangan busi kita ubah. Mulai gap paling sempit, standar pabrik hingga paling lebar. Karakter kerenggangan atau gap busi akan menentukan karakter mesin. Power mesin berada di putaran bawah, tengah, atas atau malah ga bisa menyala.

Sebagai ‘kelinci’ percobaan, uji busi standar di Minerva 150 S keluaran 2012. Masih kinyis-kinyis dan perawan alias belum diobok-obok tangan jail mekanik. Pengetesan menggunakan Dynotest tipe 250i milik Aerospeed yang stay di Jl. H. Nawi Raya No. 74, Jakarta Selatan. Telepon (021) 7201190. Kamsia, ya Bos.


STANDAR PABRIK
Pengetesan diawali dengan gap busi standar referensi pabrikan. Dengan gap 0,9 mm power bisa mencapai 14,45 HP dan torsi 7, 20 ft.lb. Ini kemampuan maximal yang diberikan busi ketika diseting kerenggangan di 0,9 mm.

Grafik AFR (Air Fuel Ratio) dilihat memang dibikin econo power. Econo power adalah power maksimal yang didapat dengan perbandingan grafik AFR yang paling bagus. Antara 13 : 1 sampai 14 : 1. Dimaksudkan agar mesin awet dan bisa irit bahan bakar.

PALING SEMPIT
Dari beberapa ukuran yang kami coba 0,1 mm adalah gap minimal antara anoda dan ground busi. Saat motor distarter, sudah terlihat gejala abnormal. Mesin tidak bisa idle alias ndut-ndutan. Kadang idup, tapi lebih sering mati. Untung gak sampe dikubur.

Saat di dino, grafik menunjukkan power bawah mesin naik-turun, tepatnya mulai rpm 6.900. Power mesin pun terkorupsi sekitar 0,10 HP. Dari grafik pengetesan juga terlihat, konsumsi bahan bakar lebih boros. Udah lemot, boros pula. Rugi dua kali.

RENGGANG
Gap paling ngangkang, kami memilih 1,5 mm. Bisa dibilang cukup reggang dibanding standar pabrik yang hanya 0,9 mm. Angka 1,5 mm berarti 0,6 mm lebih renggang dibanding standar.

Diluar dugaan, motor bisa idle alias langsam. Dan anehnya lagi, power tidak terkorupsi, sebaliknya naik menjadi 10,63 HP dan torsi 7,29 ft.lbs.

Bisa jadi angka power bisa naik karena api busi yang dihasilkan lebih besar. Namun harus ditunjang sistem pengapian yang kuat. Misalnya koil harus punya tegangan cukup tinggi. Kebetulan dalam pengujian menggunakan motor baru. Jadi semua komponen pengapian masih fit.

Tapi, di grafik AFR, kerenggangan 1,5 mm menunjukan motor lebih haus bahan bakar dibanding 2 tes sebelumnya. Bisa dilihat di grafik AFR yang menurun sejak gasingan awal, pertanda motor terlalu kaya bahan bakar.

Nah, sekarang sudah bisa menentukan sendiri kan, mau pilih gap busi rapet atau renggang?.

motorplus.otomotifnet

Semoga bermanfaat.

Thursday, May 10, 2012

Uji Oktan Booster. Lebih Irit, Lebih Ngacir


Saat ini banyak sekali beredar Oktan Booster atau peningkat oktan. Katanya mampu menghemat 30-40%. Katanya lagi, dengan menambah aditif ke bensin jenis Premium bisa seperti Pertamax, atau Pertamax bisa jadi Pertamax Plus. Masa sih? :D

Merasa tak yakin, coba dilakukan pengujian. Apa benar bisa hemat bensin atau sebaliknya malah jadi boros. Diambil sample 1 produk peningkat oktan model cair merek Norival Energy Fuel Enhancer tipe G (Gold). Seharga Rp 45 ribu, tiap 1 botol kecil isi 12 ml terkandung minyak atsiri murni. Diteteskan ke bensin dengan perbandingan 1 ml untuk 15 liter, atau 2 tetes untuk 1 liter.

Mari naik ke atas Mesin Dynotest. Menggunakan Dynojet 250i milik Aero Speed di Jl. H Nawi Raya, No. 74, Jakarta Selatan, telepon (021) 7201190. Menggunakan Yamaha Scorpio 2005 karbu PE 28. Pilot-jet 55 dan main-jet 115.

Running pertama hanya Premium. Daya yang didapat 17,21 HP, tapi di rpm bawah, grafik power pertama alami penurunan karena campuran bahan bakar terlalu kaya. “Tapi, di rpm 5.500, grafik AFR berada di 1 : 14,” terang Mohamad Yuda alias Gendung sebagai operator Dynotest.

Kondisi campuran ideal 1 : 14,7. Artinya 1 molekul bensin terbakar tuntas dengan 14,7 molekul udara. Namun realnya supaya motor adem dan awet pasnya 1 : 13. Lebih banyak bensin.


Tes kedua, campuran bensin dan aditif dimasukkan ke tabung khusus agar takarannya jelas. Tabung diisi Premium 500 ml dicampur 1 tetes cairan Norival Gold.

Motor kembali dites dan hasilnya power alami kenaikan jadi 17,59 HP. Bahkan grafik AFR menuju titik 1 : 13,5. Menandakan campuran jadi basah atau kaya bensin, spuyer minta dikecilin. Menggunakan aditif jadi lebih irit, asal spuyer dikecilin 1 step. Atau minimal harus seting setelan angin. Supaya tidak terlalu kaya bensin yang berakibat malah boros dan berkerak.

Terakhir, tes Pertamax murni. Hasilnya, di putaran bawah grafik AFR menunjukan masih terlalu kaya, namun terus melonjak mendekati perbandingan ideal. Dan power yang didapat 17,65 HP atau 0,06 HP lebih kecil dari Premium yang ditetesi cairan. Tapi, angka ini sangat kecil Bisa dikatakan bias.

Semoga bermanfaat

Tuesday, May 1, 2012

Komparasi Karburator KW Sampai Sudco


Bagi pencinta modifikasi motor, setelah boreup kapasitas mesin maka pilihan mengganti karburator berventuri besar menjadi satu keharusan demi menyuplai kebutuhan mesin akan campuran bahan bakar dan udara yang tepat.

Saat ini karburator Keihin PE 28 kian laris bak kacang goreng. Dari mulai versi asli yang berharga mahal sampai imitasi alias KW pun banyak peminatnya. Bahkan yang KW pun banyak pilihannya.

Versi mahal seperti keluaran Sudco dibanderol Rp 1,4 juta. Sedangkan versi KW atau abal-abal hanya Rp 300 ribu. Bikin penasaran, apakah perbedaan terhadap performa motor cukup jauh? Untuk membuktikan itu, pinjam karbu Keihin Sudco 28 dan PE Thailand dari MC Racing. Satu lagi PE abal-abal dari toko lain. Maklum MC Racing tidak jual yang palsu.

Pengujian menggunakan Dynojet 250i milik Aero Speed di Jl. H. Nawi No. 74, Jakarta Selatan, telp. (021)7201190. Motor yang digunakan Yamaha Mio 150 cc spek matic race dengan klep 29/24 mm. CDI BRT busi Denso Iridium dan bensin Pertamax. Yuk diuji...

PE ABAL-ABAL
Karburator PE 28 KW ini memang mirip dengan versi Thailand. Warna bodi karbu abu tua dan tutupnya abu muda. Namun terlihat kurang halus dalam pengerjaan.

Ciri mencolok dari luar, tutup mangkuk karbu ada lubang untuk lewat slang napas. Spuyer tanpa ukuran dan jarum skep gendut. Skepnya mudah baret.

Dalam pengujian menggunakan pilot 45 dan main-jet 120. Dari rpm bawah memang normal. Namun begitu sampai 10.000 rpm, mesin tidak mau ditarik lagi. Bisa jadi karena suplai bensin kurang lantaran jarum yang terlalu gendut. Semburan bensinnya kurang.

Grafik power serta torsi juga berada paling bawah. Artinya akselerasi di bawah PE Thailand dan Sudco.

PE THAILAND
Keihin PE 28 versi Thailand cirinya bodi karbu abu tua dan tutup skep abu muda. Jarum skep sedikit lebih kurus dibanding PE aba-abal. Di pasaran kini langka. Dulunya dijual Rp 500 ribu, kini bisa 850 ribu.

Ukuran pilot-jet, bawaan karbu 42. Sedangkan main-jet 152. Untuk pengujian, sesuai kemauan mesin berdasarkan uji AFR (Air Fuel Ratio) di dinotes, pilot-jet dipasang 45 dan main-jet 120.

Dari grafik power dan torsi terlihat garis merah. Dari putaran bawah sampai 9.000 rpm garisnya berada di tengah atau di atas karbu palsu.

Akselerasi lebih mantap dibanding karbu KW. Dipastikan akan meninggalkan jauh versi KW. Apalagi versi KW di atasnya tidak bisa jalan.

Grafik hasil pengujian. Garis biru PE KW, merah PE Thailand dan hijau PE Sudco

PE SUDCO
Keihin PE 28 Sudco bisa dikatakan racing banget dari tipe PE lainnya. “Dari brosur yang tertera di kardusnya tertulis off road use only,” jelas Miekeel, bos MC Racing di Jl. Kebon Jeruk IX, Kota, Jakarta Barat. Telepon (021) 62202361.

Cirinya berbeda dari Keihin Thailand atau KW. Di bodi karbu tertera tulisan Keihin yang besar. Tuas cuke menggunakan sistem tarik. Jarum skepnya paling kurus jika dibanding yang lain.

Di mangkuk karbu juga terdapat lubang untuk lewatnya slang napas. Perbedaan lain bodi karbu yang lebih terang dan tutupnya abu tua. Tuas untuk setelan langsam hitam dan lebih kecil.

Perbedaan mencolok di spuyer. Main-jet lebih panjang dibanding PE Thailand atau PE abal-abal. Sedangkan pilot-jet sama saja. Untuk penggantian spuyer tidak perlu bongkar mangkuk karbu. Cukup lepas tutup mangkuk pakai kunci 17.

Untuk keperluan pengujian, sesuai permintaan mesin, pilot-jet dipasangi 45 dan main-jet 120. Dari hasil running di dinotes, terlihat grafik warna hijau. Grafiknya paling atas.

Menandakan paling bagus dibanding yang lain. Dari putaran bawah sampai rpm 10.000 paling bagus. Mantap untuk akselerasi. Sesuai spek yang terlihat di brosur. Karakternya sesuai motor off road yang mementingkan power dan torsi di putaran bawah.

motorplus-online.com

Semoga bermanfaat

Thursday, April 19, 2012

Merayakan 40 Tahun Kawasaki Z Series


Kawasaki Z1
Di kota Tokyo, Kawasaki merayakan 40 tahun perjalanan varian Z series. Karier Z series dimulai dengan varian Z1 sebagai sepeda motor sport empat langkah dengan multi silinder.

Kawasaki Z1 pertama kali dilansir pada ajang IFMA Motorcycle Show 1972 di Cologne. Z1 langsung menjadi ikon baru sepeda motor empat silinder dengan empat stroke dan mesin berkapasitas 903cc serta empat pipa knalpot.

Kawasaki Z1 dirancang oleh desainer Kawasaki Gyoichi 'Ben' Inamura dengan didampingi oleh tim ahli mesin KHI sejak akhir 1960 sampai dengan dekade 70-an

Iklan Kawasaki pada saat itu menyatakan, Z1 diciptakan untuk pengendara ahli yang ingin naik sepeda motor bertenaga lebih besar dan lebih kuat. Mesin Z1 diuji dengan menembus kecepatan 132mph atau 212 km/jam. Versi Yoshimura mampu mencapai kecepatan 170mph atau 280 km/jam saat diuji di Daytona.

Akhirnya, Z1 menjadi basis Kawasaki dalam menelurkan banyak model Kawasaki, termasuk model saat ini Z750R dan Streetbike Kawasaki Z1000 yang diambil dari garis darah Z.

Perayaan 40 tahun Kawasaki Z1, pabrikan asal Jepang ini, merencanakan berbagai kegiatan selama 2012.

okezone

Semoga bermanfaat

Solusi Overheat pada Honda Vario Techno PGM-FI 125


Balik lagi di Tips & Trik Artikel Otomotif. :)

Kali ini penulis ingin berbagi pengetahuan tentang banyaknya kasus Overheat yang terjadi pada Motor matic terbaru Honda Vario Techno yang baru saja di launch.

Kebetulan Mas Agus sudah pernah tertimpa kejadian seperti ini, bahkan banyak juga user penunggang Vario Techno ini pun mengalami hal serupa.

Makanya, yuk langsung aja disimak!

“Jujur, Pertama kali mencoba menaiki motor ini terasa sangat mantap”, ujar bro Agus. Dengan body yang sedemikian besar dan kokoh. Untuk mencobanya, Ia menaiki dengan membawa anak dan seorang pembonceng. Dengan beban yang kurang lebih mendekati 200Kg, mengendarai Vario ini terasa nyaman, jalanan yg tidak rata pun dapat dilibas dengan baik.

Namun demikian, ketika perjalanan semakin jauh dan waktu tempuh semakin panjang, tiba tiba indikator overheat menyala. Tentu sangat mengherankan, bagaimana produk yg baru di launching dan baru saja dinaiki tiba tiba indikator overheat menyala?

Mensikapi kejadian ini bro Agus mencoba untuk menghentikan kendaraan dan mendinginkan mesin selama kurang lebih 5 menit. Sambil menunggu, Ia mencoba untuk melihat posisi air radiator pada tabung cadangan dan ternyata masih ada di level aman. Lalu kenapa overheat bisa terjadi?

Setelah didiamkan beberapa saat, motor dinyalakan kembali dan indikator overheat sudah tidak menyala. Solusi ini tentu sifatnya sementara karena sedang ada diperjalanan dengan sedikit peralatan pendukung.

Tentu akan sangat tidak nyaman jika kita berkendara kemudian sebentar sebentar harus berhenti untuk mendinginkan mesin. Apa sebetulnya yang telah terjadi. Meskipun belum sepenuhnya terjawab, setidaknya ada sedikit rangkuman untuk menyelesaikan masalah ini.

Langkah langkah solusi overheat pada Vario Techno PGM-FI 125:
  1. Ketika mesin dalam kondisi dingin, buka baut penutup pada cover radiator (dilepas juga covernya).
  2. Membuka tutup radiator.
  3. Melihat didalam radiator seberapa banyak coolant radiator yang masih ada. Secara bersamaan, akan terjadi aliran coolant radiator yg berasal dari tabung cadangan yg akan masuk kedalam radiator.
  4. Menambahkan coolant radiator pada radiator sampai penuh (gunakan produk yg sama rekomendasi dari AHM.
  5. Menyalakan mesin dengan tidak menutup radiator. Ketika mesin menyala akan terjadi pengurangan pada coolant radiator, tambahkan lagi sehingga penuh. Lakukan hal ini selama 2 atau 3 kali dengan kondisi mesin dinyalakan dan dimatikan.
  6. Setelah coolant radiator penuh, pasang penutup radiator.
  7. Kemudian isi tabung cadangan dengan coolant radiator pada level aman.
  8. Jalankan mesin seperti biasa.
Mohon untuk diperhatikan, Apabila lampu indikator overheat menyala, jangan dipaksakan untuk menjalankan kendaraaan. Kalau hal ini dipaksakan, bisa dipastikan akan terjadi masalah yg lebih parah (mesin akan melenting dll).

Semoga bermanfaat

Tips Berkendara di Berbagai Kondisi Jalan


Beberapa waktu lalu penulis pernah mengangkat artikel otomotif berjudul Tips Berkendara Aman di Musim Hujan. Nah, untuk melengkapinya, saat ini penulis ingin share Tips Berkendara di Berbagai Kondisi Jalan.

Apa saja sih tips & triknya?
Yuk mari disimak.

Jalan Dengan Genangan Air

Saat melewati genangan air, usahakan untuk mengurangi kecepatan karena genangan air membuat traksi ban berkurang. Jika kondisi lalu lintas disekitarnya memungkinkan, usahakan untuk menghindarinya karena kita tidak tahu sedalam apa genangan air tersebut.

Jalan dengan banyak pasir, berlumpur atau banyak daun kering

Jalan seperti ini juga bisa membuat kita kehilangan kontrol kemudi atau ban selip. Cara terbaik memang dengan menghindari, namun jika sudah terlalu dekat akan sangat berbahaya untuk berbelok-belok menghindar. Sebaiknya kurangi kecepatan dan melintas secara perlahan.

Polisi tidur

Saat melewati polisi tidur, kurangi kecepatan dan lewati secara tegak lurus.

Jalan bergelombang atau berbatu – batu

Untuk melewati jalan seperti ini, gunakan gigi rendah dan melintas perlahan dengan hati-hati. Hindari memindah gigi dan berkendara dengan sedikit mengangkat pantat akan lebih memudahkan untuk menyeimbangkan kendaraan.

Melewati lempeng baja

Pada jalan yang sedang ada perbaikan gorong-gorong, kadang kita harus berjalan diatas lempeng baja contoh Perlintasan Kereta Api/Rel, penutup lubang saat perbaikan jalan dll. Jika kondisi basah dan sedikit berlumpur, lempeng baja akan menjadi sangat licin. Melintas dengan perlahan dan hati-hati.

Tumpahan oli

Oli yang tumpah dijalan sangat membahayakan karena dapat menghilangkan traksi ban, kemudi menjadi susah dikontrol. Saat melewati tumpahan oli, usahakan jangan sampai melewati dengan kondisi miring / berbelok. Lebih baik berjalan tegak lurus dan usahakan mengurangi kecepatan.

Kondisi hujan

Jalan yang basah membuat jarak pengereman menjadi lebih jauh. Jaga jarak lebih panjang agar terhindar dari tabrak belakang. Saat berbelok juga harus dalam kecepatan yang lebih rendah daripada saat kita melewati dalam kondisi kering.

Mungkin beberapa tips & trik diatas dapat mengingatkan kita saat kita berkendara agar dapat berkendara secara aman.

Semoga bermanfaat dan Keep Safety Riding

Wednesday, April 18, 2012

Komparasi Soul GT dan Soul Lama


Hari Sabtu, 7 April lalu Yamaha Indonesia mengajak puluhan jurnalis untuk menjajal produk terbarunya yaitu Soul GT di Sirkuit Gokart, Sentul, Bogor, Jawa Barat.
wartawan KompasOtomotif berkesempatan menjajal sensasi skutik terbaru Yamaha dengan tagline "Keren, Lincah, Irit" seharga Rp13,9 juta itu.

Komparasi dengan Soul Lama
PT. YMKI menurunkan 14 unit motor Soul GT untuk di uji.
Proses uji coba ini terbagi dalam dua sesi. Sesi pertama para wartawan menjajal performa Soul lawas dan yang kedua dengan Soul GT. Dengan cara ini wartawan bisa langsung merasakan perbedaannya. Setiap jurnalis diberikan kesempatan maksimal dua lap mengitari sirkuit kecil Sentul tersebut.

Setelah menunggu beberapa saat, giliran wartawan KompasOtomotif mengendarai Soul GT. Sebelumnya, sudah diberi kesempatan mencoba Soul lama.

Putar kunci, tekan tuas rem depan dan tekan tombol starter. Mesin langsung menyala, sangat halus karena menggunakan teknologi YMJet-FI bersistem injeksi untuk mengabutkan dan memasuk bensin ke ruang bakar ketimbang Soul lama yang masih menggunakan karburator vakum.

Sebelum masuk ke lintasan sirkuit, lebih dahulu harus bermanuver melewati jejeran kon (kerucut). Soul GT bergerak dengan mudah saat diajak bermanuver, meliuk-liuk di antara kon yang sempit. Tubuh seorang wartawan
KompasOtomotif yang tambun membuat ujung setang beberapa kali menyentuh lutut waktu belok patah.

Lebih halus
Di sirkuit, grip gas langsung diputar mencapai kecepatan 50 kpj pada speedometer. Masuk ke tikungan kanan pertama, Soul GT enak dikendalikan pada kecepatan sedang. "Karena getarannya lebih halus, lebih pede (percaya diri) mengajaknya menikung," ujar Wahyu Sibarani, salah satu jurnalis harian nasional.

Selanjutnya gas dibuka lebih besar. Akselerasi Motor Matic Soul GT ternytata tak terpaut jauh dari model lawas. Namun untuk pengendalian (handling), dirasakan perbedaan cukup besar. Beberapa tikungan tajam dilahap dengan mudah.

Meski cuma mendapat kesempatan 5 menit, disimpulkan, Soul GT unggul untuk performa mesin dan kelincahan. Posisi duduk pengendara juga lebih ergonomis sehingga cocok untuk komuter dengan perjalanan menengah.

Yamaha Soul GT cukup kompetitif dan menjadi alternatif baru, khususnya pria macho!


Monday, April 9, 2012

Benefits of Installation Vehicle Tracking Devices


Vehicle tracking devices are the vital tools for the safety and protection of vehicles, especially today when the auto theft cases are rising day after day. These are innovative tracking devices that work according to the satellites and provide you real time information with exact location of the vehicle along with some added features.

When you get vehicle tracking devices from a leading and reliable name, you will also get a number of added benefits of using these devices. According to experts, interface and reports provided by the selected GPS vehicle tracking device provider are easy to use and simple in the industry without sacrificing functionality. Moreover, these devices are offered at fixed and cost-effective prices along with full warranty, technical installation support, and a number of other added facilities.

With the help of latest vehicle tracking devices, you can easily view your vehicle location, speed, and status in real time. Apart from this, if you want to get the latest report of the moving vehicles, it is easy as you can access reports and maps using any web browser. Interesting fact is that there is no need of any kind of software installation as you can access report in any web browser.

Vehicle tracking devices providers have their own servers where all data is hosted and stored in the most effective way. In this way, you can easily get real time information from the comfort of home/office on your smartphone or laptop. If you want to view exact vehicle location, you have a better opportunity for this by using comprehensive map or actual satellite photographs.

Needless to say, with the help of innovative vehicle tracking devices, you can easily increase productivity and management control along with some added features like better customer services, employee satisfaction, reduce fuel bills and communication costs as well. Most of the industry leaders or reliable suppliers offer vehicle tracking systems with no upfront fee and at a fixed monthly price along with a number of added benefits like full and comprehensive maintenance, complete technical support, full installation, unparalleled services, and the list goes on.

When you get vehicle tracking devices, you also get complete mental satisfaction and better fleet management. So don't waste you time, increase the safety of your moving vehicles by simply getting latest GPS vehicle tracking devices installed in them.

Hopefully useful

Related tips : Career, Beauty, Health, Vacancies

Thursday, April 5, 2012

How to sell my car


It may happen in our lives when we have to sell our car quick to find urgent money. Unexpected fitness problem, dues, mortgage money are the various type of difficulties can happen and we are in the position where we are not capable to give all this funds. We feel so uncomfortable due to economic problems and you can get attractive fine price immediately through selling our old car. Therefore once you make a plan concerning "how" in that case you can take the help of following fast guidelines.

You should think as a purchaser rather than seller while selling a car. Thus you will make out what you want to see in a car. Be practical at that moment will be incredibly useful. The main thing to carry out here is to approximation our car. Take your car to a nearby garage and enquire about the reliable mechanic to test your car and estimate it else make use of the Kelley's blue book to approximation your car by hand. In this book you can find the problem about the condition of your car. Reply accurately to obtain the right cost of the car.

You should keep a record of the key characteristics of your car i.e. mileage, depreciation of the car and tires & rims condition as well as the number of kilometres run etc. You have to tell all those things to the potential customers of your car. You should not hide the truth from the customers as while test the car himself, they will find out the real worth of the car.

You can give advertisement regarding your car in the local media. The best way to sell car is to give advertisement online. You can find several websites through which you can promote your car for selling. You just have to provide a little amount to some of the online forums. Make certain that you are advertise in the selling and buying division only. This will give you better chance to sell your car. You can opt for auction your car however it is quite a too lengthy procedure and there is no assurance that you will get good price for your car after auction. The single advantage is that you will be capable of announcing the lowest selling amount. Currently online auctioning is available. It is official and is reasonably a quicker process.

The query of how to sell my car is not a hard task. To facilitate it, you have to make a few preparations. This can not be completed quickly. By means of some study and endurance, it is to be expected to find a fine deal.

Hopefully useful

Related tips : Career, Beauty, Health, Vacancies

Tuesday, March 13, 2012

Subtitusi Karet Vakum Karburator : Tebal, Enggak Gampang Melar


Kerja karburator vakum mengandalkan material karet untuk mengangkat skep. Namun karena dibuat dari karet, malah cepat kena alergi bensin. “Jadi, karena sifat karet yang gampang melar jika terkena minyak, kita perlu memilih bahan lebih kuat,” kata Andy Mulki dari Cahaya Logam Motor (CLM) di Bates Kreo, Ciledug, Tangerang. 
 
Menurut Ko An, sapaan akrabnya, jika karet vakum sudah melar, bisa timbul banyak masalah. “Biasanya dimulai dengan penyakit susah mengatur langsam motor. Karena posisi karet sudah enggak ngeplak lagi di tempat seharusnya,” kata pria yang pernah berguru ke almarhum Om Chia alias Michael Iskandar.
Itu sekaligus membuktikan bahwa pada karburator sistem vakum kondisi karet punya pengaruh atau peran besar. Karenanya, disarankan saat perawatan motor sampai membongkar atau membersihkan karburator, perlu dicek kondisi karet. Pastikan apakah sudah keras, melar atau bahkan mungkin sudah ada yang robek. Jika sudah begini, tibalah saatnya untuk mengganti.

Cara memeriksanya bisa dengan diraba. “Jika sudah melar kan bisa terasa, bisa juga dengan sedikit menarik-nariknya. Tapi jangan sampai sobek,” pesan Ko An lagi.
Lanjut! Berdasarkan pengalaman selama ini, Ko An banyak menemukan karet vakum yang bisa saling menggantikan. Maksudnya dapat saling tukar pakai. Dari satu merek sama, atau gak masalah juga diambil dari merek lain.
Tentu harus dilihat terlebih dahulu juga. Apakah ukuran yang dicari memang sudah sesuai.

Berikut beberapa tipe yang bisa saling disubstitusi :

Honda
Karet vakum Honda sama semua. Motor yang sudah menggunakan karburator dengan sistem seperti ini, kayak BeAT, Vario dan Scoopy. “Kalau Honda itu ya semuanya sama, tidak ada yang berbeda. Jadi, jika terjadi kerusakan atau harus ganti antar skubek tadi, boleh saling pakai,” cerita mekanik yang ubannya sudah dominan menguasai rambut di kepalanya.
Konon ada juga yang menjual dengan bilang karet made-in Thailand. Tapi saya rasa sama saja kok kualitasnya,” tambah pria ramah ini. Untuk harga, karet vakum buat Honda biasa di kisaran Rp 20 ribu.

Yamaha
Yamaha Mio tidak bisa membeli karet vakum aja. Harus beserta skep sekalian. Tapi, untuk Nouvo malah bisa. “Nah, untuk Skutik Yamaha ini memang ada sedikit perbedaan pada kedua skubeknya itu, Nouvo bisa beli karetnya saja,” tambahnya.
Jika harus mengganti, maka karet buat Nouvo tadi bisa menggunakan punya Suzuki Satria F-150. “Secara kualitas karet FU tadi sama saja dengan punya Nouvo. Hanya saja jika ke toko spare-parts, punya Nouvo tidak ada, bisa juga beli punya FU,” pesannya bagi para pemilik Nouvo.

Suzuki
Buat Suzuki, sangat direkomendasikan oleh Ko An untuk memilih atau menggunakan punya Suzuki FXR. “Sebab karet vakumnya tebal dan mantap, jadi sudah pasti lebih awet,” ungkap Ko An.
Tapi, ternyata punya FXR ini ada kelemahan. Yaitu di soal harga yang memang jauh lebih mahal. “Terakhir cek harga, di jual lebih dari Rp 150 ribu, sementara yang standar Spin hanya Rp 30 ribuan,” sebutnya.
Memang Spin, Skywave, Skydrive bahkan Hayate direkomendasikan mekanik ini untuk menggunakan punya FXR. Bahkan Thunder 125 juga bisa!

Semoga Info Ini Bermanfaat

Monday, March 12, 2012

Tips Merawat Karburator Vakum (CV)


Hindari Debu dan Kompresor
Benda tajam dan kompresor adalah pemicu utama karet vakum bocor. Sesuai sistem kerjanya yang lebih stabil mensuplai gas bakar, karburator motor tipe CV (Constant Velocity) didukung karet vakum untuk buka-tutup piston skep. Namun terbukti jauh lebih senstitif dibanding tipe PV (Piston Valve).

Apa sebab? Konon peranti yang menuju fuel injection ini, gerak piston skep enggak ditarik grip gas, melainkan dari kebalikan piston saat mengisap udara dan bahan bakar. Semakin besar isapan, ruang di karet vakum semakin rendah hingga dapat mengangkat piston skep ke atas.

Karena alasan itu, wajar kalau perlakukan atas karbu CV sedikit berbeda walaupun prinsip perawatannya sama. Pastikan ruang di bagian dalam karbu CV harus bersih dari debu dan kotoran yang jadi penyebab timbulnya kerak. Soalnya, kerak itu pemicu gerak piston skep lambat bahkan terkunci.


Jangan lepas filter dan sering ganti filter baru.
Makanya biasakan mengganti filter udara sesuai prosedur waktu penggantian. “Usahakan selalu pakai filter udara dan jangan sampai dilepas, karena udara di luar belum tentu bersih dari debu atau partikel penyebab kerak di piston skep,” ujar Didin Rosidin, mekanik Castrol Bike Point Oryx Motor di Soreang, Bandung.


Selain rajin ganti filter udara, karet vakum yang ada di kepala karbu CV usahakan jangan sering diutak-atik jika memang tidak harus dilepas. Apalagi karet diafragma itu rentan benda tajam apalagi udara bertekanan tinggi.


Kalau enggak ada masalah dengan kevakuman, karet vakum disarankan jangan sering dilepas apalagi dicuci pakai cairan penyebab karet jadi kaku. “Jangan pula biasakan karet vakum atau lubang venturinya dibersihkan pakai bantuan udara bertekanan atau angin kompresor. Dikhawatirkan justru malah akan merusak atau bahkan merobek karet vakum,” timpal Eksa Syahputra alias Medi, mekanik dari Medi Speed di Jl. Harsono RM, Ragunan, Jakarta Selatan.


Dan yang harus jadi perhatian lebih adalah buat tunggangan atau motor yang sudah mengadopsi karbu CV semisal Honda Beat, Yamaha Mio, dan lainnya biar komponennya lebih awet dianjurkan untuk membiasakan menggunakan bahan bakar unleaded (non timbel). Itu karena timbel yang enggak ikut terisap akan menumpuk di bodi piston skep. Alhasil, gerak skep jadi semakin lambat.




Friday, March 9, 2012

Tips Memilih Oli Mobil Yang Tepat (Bagian III)


Melanjutkan klasifikasi dari oli mesin mobil yang tepat pada bagian I dan bagian II, maka penulis ingatkan kembali mengenai fungsi, jenis, dan kekentalan oli mobil yang banyak ragam dan macamnya. Bergantung jenis penggunaan mesin itu sendiri yang membutuhkan oli yang tepat untuk menambah atau mengawetkan usia pakai (life time) mesin.

Kualitas
Kualitas oli mobil disimbolkan oleh API (American Petroleum Institute).
Simbol terakhir SL mulai diperkenalkan 1 Juli 2001.
Walau begitu, simbol makin baru tetap bisa dipakai untuk katagori sebelumnya.
Seperti API SJ baik untuk SH, SG, SF dan seterusnya.
Sebaliknya jika mesin kendaraan menuntut SJ maka tidak bisa menggunakan tipe SH karena mesin tidak akan mendapatkan proteksi maksimal sebab oli mobil SH didesain untuk mesin yang lebih lama.

Ada dua tipe API, S (Service) atau bisa juga (S) diartikan Spark-plug ignition (pakai busi) untuk mobil MPV atau pikap bermesin bensin. C (Commercial) diaplikasikan pada truk heavy duty dan mesin diesel. Contohnya katagori C adalah CF, CF-2, CG-4. Bila menggunakan mesin diesel pastikan memakai katagori yang tepat karena oli mobil diesel berbeda dengan oli mobil bensin karena karakter diesel yang banyak menghasilkan kontaminasi jelaga sisa pembakaran lebih tinggi. Oli Mobil jenis ini memerlukan tambahan aditif dispersant dan detergent untuk menjaga oli mobil tetap bersih.

Sebagai tambahan, bila oli mobil yang digunakan sudah tipe sintetik maka tidak perlu lagi diberikan bahan aditif lain karena justru akan mengurangi kireja mesin bahkan merusaknya.

a. API mesin bensin
* SM (Current)
Diperkenalkan pada 2004. Ditujukan untuk semua jenis mesin bensin yang ada pada saat ini. Oli mobil jenis ini didesain untuk memberikan resistensi oksidasi yang lebih baik, menjaga temperatur, perlindungan lebih baik terhadap keausan, dan mengontrol deposit lebih baik.

* SL (Current)
Diperkenalkan pada 1 Juni 2001.Oli mobil ini didesain untuk menjaga temperatur dan mengontrol deposit lebih baik. Juga bisa mengkonsumsi oli lebih rendah. Beberapa oli mobil ini juga cocok dengan
spesifikasi terakhir ILSAC sebagai Energy Conserving. Untuk mesin generasi 2004 atau sebelumnya

* SJ (Current) : Diperkenalkan untuk mesin generasi 2001 atau lebih tua
* SH (Obsolete): Untuk mesin generasi 1996 atau sebelumnya
* SG (Obselete): Untuk mesin generasi 1993 atau sebelumnya
* SF (Obsolete): Untuk mesin generasi 1988 atau sebelumnya

b. API mesin diesel
* CJ-4
Diperkenalkan pada tahun 2006. Untuk mesin high speed, mesin 4-langkah yang didesain
untuk memenuhi memenuhi standar emisi tahun 2007. Oli mobil dengan kategori API CJ-4 memiliki kriteria performa lebih baik daripada yang dimiliki oleh oli-oli mobil dengan kategori API CI-4 dengan CI-4 PLUS, CI-4, CH-4, CG-4 dan CF-4. Oli dengan kategori API CJ-4 juga mampu secara efektif melumasi mesin-mesin dengan kategori di bawahnya.

* CI-4
Diperkenalkan sejak 5 September 2002. Untuk mesin high speed, four stroke engines yang didesain untuk memenuhi memenuhi standar emisi tahun 2004. Oli mobil CI-4 diformulasikan menjaga durabilitas mesin dimana gas buangnya disirkulasi ulang. Digunakan untuk mesin yang meminta kandungan belerang/sulfur 0.5%. Bisa dipakai pada oli CD, CE, CF-4, CG-4 dan CH-4.

* CH-4
Diperkenalkan sejak 1998. Untuk mesin high speed, four stroke engines yang didesain untuk memenuhi memenuhi standar emisi tahun 1998. Digunakan untuk mesin yang meminta kandungan belerang/sulfur lebih besar 0.5%. Bisa dipakai pada oli mobil CD, CE, CF-4, dan CG-4.

* CG-4
Diperkenalkan sejak 1995. Untuk mesin kinerja sedang, high speed, four stroke engines. Digunakan untuk mesin yang meminta kandungan belerang/sulfur kurang 0.5%. Cocok untuk standar emisi 1994 Bisa dipakai pada oli CD, CE, dan CF-4.

* CF-4
Diperkenalkan sejak 1990. Untuk mesin high speed, four stroke engines, naturally aspirated dan mesin turbocharger. Bisa dipakai pada oli CD, dan CE.

* CF-2
Diperkenalkan sejak 1994. Untuk mesin kinerja sedang, two stroke engines. Bisa dipakai pada oli CD-II.

* CF
Diperkenalkan sejak 1994. Untuk mesin off road, indirect injected dan beberapa mesin yang memakai bahan bakar dengan kandungan belerang/sulfur di atas 0.5%. Bisa mengganti pada oli CD.

Kontaminasi
1. Kontaminasi terjadi dengan adanya benda-benda asing atau partikel pencemar di dalam oli mobil.
    Terdapat delapan macam benda pencemar biasa terdapat dalam oli mobil yakni
   Keausan elemen. Ini menunjukkan beberapa elemen biasanya terdiri dari tembaga, besi, chrominium, aluminium, timah, molybdenum, silikon, nikel atau magnesium.
2. Kotoran atau jelaga. Kotoran dapat masuk kedalam oli mobil melalui embusan udara lewat sela-sela ring dan melaui sela lapisan oli mobil yang tipis kemudian merambat menuruni dinding selinder. Jelaga timbul dari bahan bakar yang tidak habis.
    Kepulan asam hitam dan kotornya filter udara menandai terjadinya jelaga.
3. Bahan Bakar
4. Air. Ini merupakan produk sampingan pembakaran dan biasanya terjadi melalui timbunan gas buang. Air dapat memadat di crankcase ketika temperatur operasional mesin kurang memadai.
5. Ethylene gycol (anti beku).
6. Produk-produk belerang/asam.
7. Produk-produk oksidasi Mengakibatkan oli mobil bertambah kental.
    Daya oksidasi meningkat oleh tingginya temperatur udara masuk.
8. Produk-produk Nitrasi. Nitrasi nampak pada mesin berbahan bakar gas alam.

Semoga Info Ini Bermanfaat

Tips Memilih Oli Mobil Yang Tepat (Bagian II)

Melanjutkan klasifikasi dari oli mesin mobil yang tepat sebelumnya, maka penulis ingatkan kembali mengenai fungsi dan jenis oli mobil yang banyak ragam dan macamnya. Bergantung jenis penggunaan mesin itu sendiri yang membutuhkan oli yang tepat untuk menambah atau mengawetkan usia pakai (life time) mesin.

Kekentalan (Viskositas)

Kekentalan merupakan salah satu unsur kandungan oli mobil yanh paling rawan karena berkaitan dengan ketebalan oli mobil atau seberapa besar resistensinya untuk mengalir.
Kekentalan oli mobil ini langsung berkaitan dengan sejauh mana oli mobil berfungsi sebagai pelumas sekaligus pelindung benturan antar permukaan logam.

Semakin kental oli mobil, maka lapisan yang ditimbulkan menjadi lebih kental.Lapisan halus pada oli mobil yang kental memberi kemampuan ekstra menyapu atau membersihkan permukaan logam yang terlumasi.

Sebaliknya oli mobil yang terlalu tebal akan memberi resitensi berlebih mengalirkan oli mobil pada temperatur rendah sehingga mengganggu jalannya pelumasan ke komponen yang dibutuhkan. Untuk itu, oli mobil harus memiliki kekentalan lebih tepat pada temperatur tertinggi atau temperatur terendah ketika mesin dioperasikan.

Dengan demikian, oli memiliki grade (derajat) tersendiri yang diatur oleh Society of Automotive Engineers (SAE).

Bila pada kemasan oli mobil tersebut tertera angka SAE 5W-30 berarti 5W (Winter) menunjukkan pada suhu dingin oli bekerja pada kekentalan 5 dan pada suhu terpanas akan bekerja pada kekentalan 30.

Tetapi yang terbaik adalah mengikuti viskositas sesuai permintaan mesin. Umumnya, mobil terbaru punya kekentalan lebih rendah dari 5W-30.

Karena mesin belakangan lebih sophisticated sehingga kerapatan antar komponen makin tipis dan juga banyak celah-celah kecil yang hanya bisa dilalui oleh oli mobil yang encer.

Tak baik menggunakan oli mobil kental (20W-50) pada mesin seperti ini karena akan mengganggu debit aliran oli mobil pada mesin dan butuh semprotan lebih tinggi.

Untuk mesin lebih tua, clearance bearing lebih besar sehingga mengizinkan pemakaian oli mobil kental untuk menjaga tekanan oli mobil normal dan menyediakan lapisan film cukup untuk bearing.

Sebagai contoh di bawah ini adalah tipe Viskositas dan ambien temperatur dalam derajat Celcius yang biasa digunakan sebagai standar oli di berbagai negara/kawasan.
  1. 5W-30 untuk cuaca dingin seperti di Swedia
  2. 10W-30 untuk iklim sedang seperti di kawasan Inggris
  3. 15W-30 untuk Cuaca panas seperti di kawasan Indonesia

(bersambung ke Bagian III, habis)

Tips Memilih Oli Mobil Yang Tepat (Bagian I)

Minyak pelumas mesin mobil atau yang lebih dikenal oli mobil memang banyak ragam dan macamnya. Bergantung jenis penggunaan mesin itu sendiri yang membutuhkan oli yang tepat untuk menambah atau mengawetkan usia pakai (life time) mesin.
Dengan banyaknya klasifikasi dari oli mesin mobil tersebut, maka penulis membagi artikel ini menjadi 3 bagian.

Fungsi
Semua jenis oli mobil pada dasarnya sama. Yakni sebagai bahan pelumas agar mobil berjalan mulus dan bebas gangguan. Sekaligus berfungsi sebagai pendingin dan penyekat.Oli mobil mengandung lapisan-lapisan halus, berfungsi mencegah terjadinya benturan antar logam dengan logam
komponen mesin seminimal mungkin, mencegah goresan atau keausan. Untuk beberapa keperluan tertentu, aplikasi khusus pada fungsi tertentu, oli mobil dituntut memiliki sejumlah fungsi-fungsi tambahan.

Jenis.
a. Oli Mobil Mineral

Oli Mobil Mineral berbahan bakar oli dasar (base oil) yang diambil dari minyak bumi yang telah diolah dan disempurnakan. Beberapa pakar mesin memberikan saran agar jika telah biasa menggunakan oli mobil mineral selama bertahun-tahun maka jangan langsung menggantinya dengan oli mobil sintetis dikarenakan oli mobil sintetis umumnya mengikis deposit (sisa) yang ditinggalkan oli mobil mineral sehingga deposit tadi terangkat dari tempatnya dan mengalir ke celah-celah mesin sehingga mengganggu pemakaian mesin.

b. Oli Mobil Sintetis

Oli Sintetis biasanya terdiri atas Polyalphaolifins yang datang dari bagian terbersih dari pemilahan dari oli mobil mineral, yakni gas. Senyawa ini kemudian dicampur dengan oli mobil mineral.

Inilah mengapa oli mobil sintetis bisa dicampur dengan oli mobil mineral dan sebaliknya. Basis yang paling stabil adalah polyol-ester (bukan bahan baju polyester), yang paling sedikit bereaksi bila dicampur dengan bahan lain.
Oli mobil sintetis cenderung tidak mengandung bahan karbon reaktif, senyawa yang sangat tidak bagus untuk oli karena cenderung bergabung dengan oksigen sehingga menghasilkan acid (asam). Pada dasarnya, oli mobil sintetis didesain untuk menghasilkan kinerja yang lebih efektif dibandingkan dengan oli mobil mineral.
(bersambung ke Bagian II, dan Bagian III)